Bangkit menyongsong fajar
Menuju perwayangan tanpa drama
Dengan dalang tanpa rasa manusia
Demi hidunya, dan mereka
Mereka adalah prajurit berkerah putih
Hulubalang berdasi hitam rapi
Pembela setia tiran dan berhala duniawi
Raut kelam jaga loyal kokoh gedung menjulang tinggi
Menjual waktu, membeli masa lalu
Tanpa sadar mengobat pilu dengan rindu
Akan apartemen, smartphone dan kemeja sutera
Menukar ceria keluarga, menyuap paksa harta sendu
Bahagia yang semu
Bengkit berderik , berisik
Mereka hanya hantu dari masa lalu
Berlari pantang henti, semangat pudar mati
Mereka ditelan mimpi yang mengagresi
Merangkak menuju tenggat nominal
Mereka tercekik dan mati terkikik
Selalu naif dan tergiur
Baginya hidup tanpa ajal
Tak pasti, hidupkan mimpi
Bayang janji yang terjejal
Ini adalah manuskrip
Zaman menyeret boneka yang mendamba sebuah urip
Indikasi raga bersarang jiwa lemah
Yang beralih dengan tekad ingin merubah
Hidup singkat penuh sesal
Dengan awal sebuah mimpi tanpa akal
Para manusia yang bermujahid
Pada ranah moneter
Dengan hidup stagnan, dan bekal sejuta angan